Cressindo Kusuma

Jasa Maklon di Balik Bisnis Kosmetik dan Skincare Pemula

Tahukah Anda, saat ini memulai bisnis sebagai pemilik merek terbilang lebih mudah dan tidak membutuhkan modal yang besar. Hal ini dikarenakan adanya perusahaan jasa maklon yang menjadi solusi mudah dan terpercaya bagi para pebisnis pemula.

Ada hal-hal yang terkadang menghalangi seseorang untuk memulai usahanya. Mulai dari bingung memikirkan modal untuk membangun pabrik atau membeli alat produksi, hingga harus membayar upah buruh. Padahal orang tersebut, termasuk Anda, bisa menjadi pengusaha yang booming di bidang sepatu, tas, makanan, minuman, atau bahkan kosmetik dan perawatan kulit.

Namun jangan khawatir, tanpa harus pusing memikirkan hal-hal di atas, Anda tetap bisa mulai memasarkan bisnis Anda. Bagaimana caranya? Tentunya dengan menggunakan Jasa maklon. Penasaran seperti apa jasa maklon itu? Yuk, cari tahu di artikel ini!

Apa itu Jasa Maklon?

Maklon berasal dari kata makloon yang mana kata tersebut kemudian diserap ke dalam bahasa Indonesia dan diubah menjadi maklon. Faktanya istilah maklon  sudah tidak asing lagi di dunia bisnis, khususnya di bidang pakaian dan kosmetik. Dengan kata lain, tolling diartikan sebagai jasa pengolahan produk yang dilakukan oleh pihak lain alias Maklon.

Misalnya, Anda ingin menjalankan bisnis skincare dengan brand sendiri, namun terkendala modal. Nah, inilah saatnya Anda menggunakan jasa maklon di Balik Bisnis Kosmetik dan Skincare Pemula. Sebuah perusahaan jasa maklonmemang memiliki misi untuk menghasilkan produk sesuai dengan ide yang ingin diwujudkan.

Dasar Hukum Perusahaan Jasa Maklon

Sesuai dengan ketentuan jasa maklon tercantum dalam Undang-Undang Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh), Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 32/PMK.010/2019, dan PMK Nomor 141/PMK. 03/2015.

Sama seperti bisnis jasa lainnya, dalam praktiknya perusahaan ini juga dikenakan pajak. Artinya, permohonan tersebut dikenakan PPN. Selain itu, penyedia jasa produk ini juga tidak dibebaskan dari kewajiban membayar PPh Pasal 23.

  1. Aspek PPN

Mengacu pada aturan perpajakan yang baru, yakni Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan, tarif PPN yang berlaku adalah 11%. Namun, pemerintah memberikan perlakuan khusus bagi jasa jasa maklonyang produknya digunakan untuk tujuan ekspor.

Fasilitas PPN yang diberikan pemerintah adalah 0%, dengan ketentuan perusahaan jasa harus memenuhi berbagai syarat, antara lain:

  • Detail dan bahan mentah atau setengah jadi disediakan oleh penerima barang/pengguna jasa.
  • Bahan mentah atau setengah jadi diolah untuk menghasilkan Barang Kena Pajak (Barang Kena Pajak).
  • Kepemilikan BKP terletak pada pengguna jasa.
  • Penyerahan Barang Kena Pajak yang dihasilkan oleh pengusaha jasa jasa maklondilakukan di luar daerah pabean (badan pengawas).
  • Dikhusus bagi penerima produk ekspor atau yang dikenakan pajak luar negeri.
  1. Aspek PPh

Atas pembayaran jasa maklon oleh pengguna jasa kepada penyedia jasa, dikenakan PPh 23 sebesar 2% dari jumlah bruto, tidak termasuk PPN. Dalam hal ini, jumlah bruto yang dimaksud adalah penjumlahan dari semua barang produksi dengan nama dan dalam bentuk apapun tengkorak yang disediakan untuk sarungnya atau pada saat pembayaran.

Lebih lanjut, perusahaan penyedia jasa juga mensyaratkan kontrak atau perjanjian antara pengguna jasa dan pemilik perusahaan jasa. Dengan kontrak berbayar ini, kedua belah pihak akan menjalankan tugasnya dengan baik dan maksimal. Mengenai biaya, biasanya tergantung dari jenis produk yang akan diproduksi. Termasuk meliputi komposisi bahan yang dibutuhkan, dan jumlah produk.

Cara Kerja Jasa Maklon

  1. Perusahaan/Provider Pabrik Maklon

Merupakan pihak yang menyediakan pembuatan produk, mulai dari tim formulator, desain, pengurus legalitas, penyedia material, hingga tim produksi massal. Namun, tidak semua perusahaan memiliki fasilitas yang sama atau menyediakan layanan yang sama.

Ada beberapa perusahaan jasa maklonyang hanya menawarkan sistem OEM atau ODM. Jadi, sebelum memilih untuk bekerja sama dengan perusahaan tersebut, ada baiknya Anda mengetahui layanan apa saja yang ditawarkan perusahaan tersebut kepada kliennya.

  1. Pemilik Merek

Merupakan pihak yang akan menggunakan jasa perusahaan jasa maklon, baik secara perorangan maupun dalam organisasi perusahaan (CV/PT) tertentu. Pada umumnya pemilik merek memilih menggunakan jasa maklonkarena tidak memiliki sumber daya yang cukup untuk membuat produknya sendiri. Seperti yang Anda ketahui, dalam pembuatan produk kosmetik misalnya, Anda harus menyiapkan dan memenuhi banyak hal dalam pengerjaannya.

Seperti pemilihan bahan yang tepat, memiliki tim formulasi yang handal, legalitas, ditambah pabrik dan mesin produksi yang canggih. Sulit dipahami jika pemilik merek masih pengusaha baru. Selain itu, biaya yang dikeluarkan pemilik merek akan lebih besar dibandingkan memproduksi produknya melalui jasa maklon.